Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu'alaikum wrwb..
kaifa halukum! Semoga kita sentiasa mendapat barakah, rahmat & redha Allah swt..
Sekian lama menyepi.. dan tetap ku kembali dengan isu yang tidak pernah sudah. Ku kongsikan lagi tulisan yang pernah ku muat naik ke blog sebelum ini.
Pendekatan Datuk Raja Shah Rezza dan perintah Allah
Al Islam terbitan Julai 2008 / Rejab 1429H, halaman 43, Datuk Raja Shah Rezza membahas kritikan terhadap Festival Busana Muslim anjurannya.
”Tapi sebagai permulaan, saya ambil pendekatan yang lembut. Fesyen pakaian Festival Busana Muslim menutup ’aurat dari minima hingga maksima,” jelas Datuk Raja Shah Rezza.
Kesal, itulah perasaan yang terbit di benak ini setelah membacanya. Bagaimana beliau boleh menyatakan ’aurat wanita ada had minima dan maksimanya? Allah menetapkan ’aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali muka dan tapak tangan.
Busana yang diperagakan tidak menepati piawai Islami.
~ tudung menampakkan sebahagian rambut dan leher
~ tudung tidak menutupi dada
~ baju menampakkan bentuk badan
~ singkat
~ kain yang digunakan dari jenis nipis dan jarang
~ perhiasan pada baju berlebihan
Syarat busana muslim adalah:
~ longgar
~ tebal dan tidak membayang / jarang
~ menutup seluruh tubuh kecuali muka dan tangan
~ tidak meleret (terlalu panjang)
~ perhiasan pada busana tidak berlebihan
~ tudung menutupi dada
~ memakai sarung kaki / stokin
~ lengan baju panjang hingga pergelangan tangan
Firman Allah yang bermaksud;
Katakanlah kepada wanita yang beriman: ”hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka melabuhkan tudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau hamba yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka menghentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang disembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”
Surah An-Nur : 31
Firman Allah yang bermaksud;
Wahai nabi! Katakanlah kepada para isterimu, kepada anak-anak perempuanmu, dan kepada para wanita mukmin : ”Hendaklah mereka menghulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu sekurang-kurangnya supaya mereka lebih mudah dikenal, lalu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
Surah Al-Ahzab : 59
Tidak keterlaluan jika saya menyifatkan Datuk Raja Shah Rezza seolah-olah MENIDAKKAN perintah Allah s.w.t kepada wanita-wanita Islam. Apabila sesuatu itu hukumnya WAJIB di sisi Allah, maka ia menjadi hak mutlak Allah! Beraninya Datuk menyikapi perintah Allah sedemikian! Persoalannya bukan keikhlasan tetapi ingkar (fasiq) atau ta’at pada perintah Allah swt !
Firman Allah yang bermaksud;
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 2:31)
Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan RasulNYA; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (QS2:32)
Surah Al-Imran : 31&32
Dakwah memang memakan waktu, tetapi hendaklah dengan bijaksana berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah. Keikhlasan itu cetusan hati. Ikhlas atau tidak itu urusan individu dengan Allah.
“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendakiNYA, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mahu menerima petunjuk.”
Surah Al-Qasas : 56
Firman Allah yang bermaksud;
“Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak dapat mendengar atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?” (QS 43:40)
“Sungguh, jika kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan) maka sesungguhnya Kami akan menyiksa mereka (di akhirat)” (QS 43:41)
“Atau Kami memperlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami (Allah) ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya kami berkuasa atas mereka” (QS 43:42)
“Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di jalan yang lurus” (QS 43:43)
“Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban” (QS 43:44)
Surah Az_Zukhruf : 40 hingga 44
Kewajipan kita sebagai makhlukNYA adalah menyuruh yang ma’ruf (kebaikan ~ melakukan perintah Allah) dan mencegah yang mungkar (kejahatan ~ meninggalkan larangan Allah)! Ikhlas atau tidak bergantung pada keta’atan mereka terhadap perintah dan larangan Allah!
”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”
Surah Al-Imran : 104
Lihatlah betapa hari ini wanita Islam mempertontonkan jasad dalam pelbagai fesyen busana yang MENIDAKKAN suruhan Allah. Beraninya wanita Islam hari ini MENGINGKARI kata-kata Allah!
Duhai an-nisa’.. tidakkah kamu mengetahui betapa mudahnya kamu menjadi penghuni syurga..? Tidakkah kamu mengetahui betapa nilai diri mu amat berharga..? Ketahuilah betapa Allah Maha Pengampun..
Firman Allah yang bermaksud;
”Hai anak adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi ’auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”
Surah Al-A’raf : 26
Firman Allah yang bermaksud;
“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”
Surah Al-Ahzab : 35
wAllahu ta'ala a'lam..~suatu sudut waktu anugerahMU~
~anis an_nafiesa~
~anis an_nafiesa~
12:36 AM
Wanisa ibnu Roslee

Posted in 





No Response to "~ Hadir membawa cerita lama ~"
Post a Comment