DI NEGERI AMPLOPH
~M. Mustofa Bisri~
Di negeri amplop
Aladin menyembunyikan
Lampu wasiatnya. Malu.
Samson tersipu-sipu
Rambut keramatnya
Ditutupi topi. Rapi-rapi.
David Coperfield dan Houdini
Bersembunyi. Rendah diri.
(Entah andaikata Nabi MusaBersedia datang membawa tongkatnya)
Amplop-amplop di negeri amplop
Mengatur dengan teratur
Hal-hal yang tak teratur menjadi teratur
Hal-hal yang teratur menjadi tak teratur
Memutuskan putusan yang tak putus
Membatalkan putusan yang sudah putus
Amplop-amplop menguasai penguasa
Dan mengendalikan orang-orang biasa
Amplop-amplop membeberkan dan menyembunyikan
Mencairkan dan membekukan
Mengganjal dan melicinkan
Orang bicara bisa bisu
Orang mendengar bisa tuli
Orang alim bisa nafsu
Orang sakti bisa mati
Di negeri amplop
Amplop-amplop mengamplopi
Apa saja dan siapa saja.
(Dibacakan oleh YBhg Dato' Dr Siddiq Fadzil sewaktu Ijtimak Harakiy Pertama PKPIM-ABIM-WADAH pada 7 Ogos 2010)
komentar ku =)
siapa yang merasa bahasa
kerana perasaan adalah bahasa
dan bahasa adalah perasaan
siapa yang mengenal bahasa
kerana bahasa adalah kehidupan
dan kehidupan adalah bahasa
siapa yang memaknakan bahasa
kerana bahasa adalah hakikat
dan hakikat adalah bahasa
lalu siapa yang merasa;
mengenal;
dan memaknakan amplop
harus jiwanya kacau;
meracau;
sasau;
kerana jahannam akan membakarnya;
amplopnya
glosari:
amplop = envelope/sampul surat
jahannam = neraka
6:11 PM
Wanisa ibnu Roslee


Posted in 





No Response to "~ DI NEGERI AMPLOPH ( oleh M. Mustofa Bisri) ~"
Post a Comment